Jakarta – Dengan semangat “harmoni dalam keberagaman”, Indonesia memperkenalkan kekayaan warisan budaya kepada delegasi UN Tourism dalam ajang Joint Commission Meeting ke-37 untuk Asia Timur dan Pasifik (CAP) serta Asia Selatan (CSA).
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyambut langsung tamu negara dalam jamuan malam yang digelar di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, pada Selasa (15/4/2025).
Pertemuan ini menjadi lanjutan dari diskusi hari pertama yang produktif dalam forum UN Tourism yang membahas masa depan pariwisata berkelanjutan di kawasan.
Dalam suasana ramah tamah tersebut, Indonesia menampilkan pertunjukan seni dan budaya serta sajian kuliner tradisional khas Nusantara sebagai wujud diplomasi pariwisata.
“Acara malam ini merupakan lanjutan dari hari pertama yang sukses dan membuahkan hasil,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti, dalam keterangan pers Kemenpar pada Kamis (17/4).
Kehadiran perwakilan dari negara-negara anggota UN Tourism Asia Timur dan Pasifik serta Asia Selatan dimanfaatkan Indonesia untuk menegaskan peranannya sebagai destinasi pariwisata yang inklusif, terbuka, dan berakar kuat pada nilai-nilai budaya.
Widiyanti menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh delegasi, sekaligus berharap kegiatan ini mendorong diskusi yang membangun dan kolaborasi lintas negara dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan tangguh menghadapi tantangan global.
“Semoga rangkaian acara hari ini menginspirasi percakapan yang bermakna, menjalin persahabatan yang langgeng, dan memperdalam komitmen bersama terhadap nilai-nilai yang kita junjung tinggi,” ungkap Menpar.
Acara tersebut tak lepas dari kolaborasi strategis bersama para mitra dan sponsor, yang memperkuat pesan bahwa pariwisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga diplomasi budaya yang mencerminkan kekuatan Indonesia dalam persatuan di tengah keberagaman.
Momentum ini juga menjadi batu loncatan untuk memperluas jejaring internasional Indonesia dalam sektor pariwisata dan memperkuat citra Tanah Air sebagai tuan rumah yang hangat serta penuh pesona budaya.

