Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » PHE Fokus Tingkatkan Produksi Gas Bumi di Kawasan Timur RI
    Ekonomi

    PHE Fokus Tingkatkan Produksi Gas Bumi di Kawasan Timur RI

    By Richard17 Mei 2025Updated:17 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi pt pertamina yang tingkatkan produksi gas bumi di kawasan timur (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersiap untuk mendorong produksi gas bumi secara signifikan, terutama dari wilayah-wilayah terpencil di Indonesia bagian timur. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

    Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis PHE, Rachmat Hidajat, menjelaskan bahwa subholding upstream Pertamina kini fokus pada percepatan konversi sumber daya menjadi cadangan atau resources to reserves. “Pertamina sangat aktif melakukan pengeboran dan mencari proyek-proyek baru untuk mendorong produksi dan mempertahankan performance,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (17/5/2025).

    Strategi pengembangan gas PHE mencakup tiga pilar utama: pemenuhan kebutuhan domestik, optimalisasi proyek-proyek besar, serta pengembangan potensi lapangan stranded dan marginal melalui sinergi teknologi dan infrastruktur. Menurut Rachmat, sebagian besar potensi gas bumi Indonesia justru berada di wilayah-wilayah timur yang selama ini minim akses dan pasar.

    “Pekerjaan rumah kita saat ini adalah pasar domestik gas belum terbentuk di wilayah Indonesia bagian timur,” tambahnya. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan kebijakan fiskal yang lebih atraktif serta perizinan dan regulasi yang lebih sederhana untuk mempercepat eksplorasi dan produksi.

    Rachmat juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur serta pengembangan skema komersialisasi gas yang lebih fleksibel, terutama untuk memanfaatkan cadangan gas dari lapangan marginal yang selama ini belum digarap secara maksimal.

    Selain fokus pada eksplorasi dan produksi, PHE tetap menjunjung tinggi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari praktik bisnis yang berkelanjutan. Perusahaan ini berkomitmen terhadap kebijakan Zero Tolerance on Bribery dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya PHE menjadi perusahaan migas kelas dunia yang profesional, bertanggung jawab secara sosial, dan ramah lingkungan. Investasi dan pengelolaan operasi juga dilakukan secara prudent, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar internasional.

    Energi Nasional Lapangan Marginal Pertamina Hulu Energi Produksi Gas Indonesia Timur Stranded Gas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Indonesia Butuh 757,6 M Dolar AS untuk Pendanaan Iklim Hingga 2035

    2 Desember 2025

    BPS Ingatkan Risiko Gagal Panen akibat Banjir dan Longsor di Sumatra

    1 Desember 2025

    Surplus Dagang Indonesia Capai USD 2,39 Miliar pada Oktober 2025

    1 Desember 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.