Kuningan – Di tengah riuhnya libur panjang akhir pekan, Curug Putri Palutungan hadir sebagai pelarian sempurna dari rutinitas harian. Terletak di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, destinasi ini menawarkan ketenangan alami tepat di kaki Gunung Ciremai yang megah.
Udara segar menyambut pengunjung begitu mereka memasuki kawasan wisata ini. Curug Putri Palutungan memiliki air terjun yang tidak terlalu dalam, memungkinkan wisatawan menikmati kesegaran air tanpa harus sepenuhnya berbasah-basahan. Cukup menyingsingkan celana hingga betis, sensasi segar dari aliran air jernih sudah bisa dirasakan.
Di bagian depan curug, air mengalir deras melalui celah bebatuan dan membentuk kolam alami yang cocok untuk berendam. Sebuah jembatan kayu membentang di atasnya, menjadi spot favorit untuk berswafoto dengan latar curug yang menawan.
“Suasananya segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” kata Ali, salah satu pengunjung yang datang untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Selain keindahan alamnya, tempat ini juga dilengkapi fasilitas lengkap seperti musala, gazebo, area berkemah, motor ATV, kantin, dan toilet umum. Iyus, pengelola objek wisata Curug Putri, mengatakan bahwa tiket masuk dipatok Rp 20.000 pada hari kerja dan Rp 25.000 di akhir pekan atau hari libur.
“Tiketnya sudah termasuk biaya parkir. Kami juga sediakan area camping dan penitipan kendaraan,” ungkap Iyus. Jam operasional dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB setiap hari.
Untuk menuju lokasi, wisatawan dapat mengikuti rute dari Jalan Cirebon-Kuningan, belok kiri ke Jalan Cirendang, kemudian ke Jalan Gunungkeling hingga masuk ke Jalan Cisantana dan Palutungan. Dari titik akhir kendaraan, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri hutan pinus dan jalur menurun hingga tiba di area curug.
Destinasi ini menawarkan kombinasi sempurna antara kesejukan alam dan kemudahan akses, menjadikannya tempat yang layak dikunjungi untuk mencari ketenangan.

