Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Elon Musk Mundur dan Kecam RUU Trump: ‘Kejian Menjijikkan’
    Global

    Elon Musk Mundur dan Kecam RUU Trump: ‘Kejian Menjijikkan’

    By Richard4 Juni 2025Updated:4 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi elon musk yang kritik trump (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Washington, D.C. – Setelah hanya 130 hari menjabat sebagai penasihat senior dan Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) di bawah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Elon Musk memilih hengkang. Tak lama setelah kepergiannya, Musk melontarkan kritik pedas terhadap salah satu kebijakan utama Trump: RUU ‘One Big, Beautiful Bill Act’.

    Dalam sebuah unggahan di media sosial X, yang dilansir AFP pada Rabu (4/6/2025), CEO Tesla ini menyebut RUU belanja besar-besaran tersebut sebagai “kekejian yang menjijikkan.” Menurut Musk, rancangan itu dipenuhi “omong kosong” dan justru mengancam upaya reformasi yang coba dilakukan tim DOGE selama ia menjabat.

    “Maaf, tetapi saya tidak tahan lagi,” tulis Musk dalam pernyataan publiknya beberapa hari setelah mengakhiri masa jabatannya.

    Musk menilai RUU itu bertolak belakang dengan prinsip efisiensi dan penghematan yang selama ini ia perjuangkan dalam restrukturisasi birokrasi federal. Ia juga menyebut bahwa belanja besar yang diusulkan hanya akan memperburuk defisit anggaran Amerika Serikat.

    “RUU belanja Kongres yang besar, keterlaluan, dan penuh dengan omong kosong ini adalah kekejian yang menjijikkan. Malu pada mereka yang memilihnya: Anda tahu Anda salah. Anda tahu itu,” tegasnya.

    Musk memang sejak awal dikenal vokal dan kontroversial dalam menyampaikan pendapat politiknya. Namun, pernyataan terbuka tersebut tetap mengejutkan sejumlah pejabat Gedung Putih.

    “Presiden sudah tahu di mana posisi Elon Musk dalam RUU ini, itu tidak mengubah pendapatnya. Ini adalah RUU yang besar dan indah, dan dia berpegang teguh pada RUU itu,” ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada wartawan.

    Sebelumnya, Trump secara pribadi menunjuk Musk sebagai figur kunci untuk mempercepat efisiensi di pemerintahan federal, dengan mandat menyederhanakan struktur dan memangkas pemborosan anggaran. Namun, kepergian Musk menandai adanya ketidaksesuaian prinsip yang serius di tubuh pemerintahan saat ini.

    Dengan keluarnya Musk dari lingkaran dalam Gedung Putih, masa depan DOGE dan agenda reformasi birokrasi menjadi tanda tanya. Di sisi lain, sikap kritis Musk dipandang sebagai sinyal bahwa konflik kebijakan fiskal di pemerintahan Trump masih akan terus bergulir.

    DogE Donald Trump Elon Musk Fiskal Amerika RUU Anggaran AS
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Thailand Gempur Kamboja Saat SEA Games Masih Berlangsung

    8 Desember 2025

    Menbud Sambut Delegasi ASEAN-COCI ke-60 di Jakarta

    26 November 2025

    Indonesia–Fiji Perkuat Jembatan Diplomasi Budaya

    13 November 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.