Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Kamis 5 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Beranda
    • Berita
    • Budaya
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » JOTI 2026 Khalifa Sukses Digelar, Peserta Perluas Wawasan Pramuka
    Daerah

    JOTI 2026 Khalifa Sukses Digelar, Peserta Perluas Wawasan Pramuka

    Pesantren Pramuka Khalifa menuntaskan JOTI 2026 dengan enam narasumber, 49 peserta, dan persahabatan lintas negara.
    By Ericka18 Oktober 2026Updated:18 Oktober 2026Tidak ada komentar6 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Tangkapan Layar Kegiatan JOTI 2026 Pesantren Pramuka Khalifa.
    Tangkapan Layar Kegiatan JOTI 2026 Pesantren Pramuka Khalifa.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tasikmalaya – Seluruh rangkaian Jamboree on the Internet (JOTI) 2026 yang diselenggarakan Pesantren Pramuka Khalifa sukses digelar selama tiga hari, 16–18 Oktober 2026. Sebanyak 49 peserta mengikuti kegiatan kepramukaan berbasis digital yang menghadirkan enam narasumber dan dua sahabat pena dari Brunei Darussalam untuk memperluas wawasan, mengembangkan kepemimpinan, serta membangun persahabatan lintas negara.

    Kegiatan bertema Connect, Learn, and Make an Impact tersebut resmi ditutup pada Minggu (18/10/2026) setelah seluruh sesi pembelajaran dan interaksi antarpeserta terlaksana melalui Zoom Meeting. Peserta memperoleh materi mengenai fundamental Gerakan Pramuka, Pramuka Garuda, pembangunan berkelanjutan, perdamaian, hingga perencanaan aksi nyata yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Penyelenggaraan JOTI 2026 menjadi kelanjutan program pendidikan kepramukaan Pesantren Pramuka Khalifa yang tahun ini difokuskan sepenuhnya pada kegiatan daring. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggabungkan Jamboree on the Air (JOTA) dan JOTI melalui perkemahan selama tiga hari dua malam, format tahun ini menitikberatkan pada pembelajaran interaktif dan perluasan jejaring persahabatan.

    Enam Narasumber Isi Pembelajaran Selama Tiga Hari

    Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat (16/10/2026) dengan upacara pembukaan, dilanjutkan dua sesi utama yang membahas dasar-dasar kepramukaan dan pengembangan diri anggota Gerakan Pramuka.

    Rinna Handayati menjadi narasumber pertama dengan membawakan materi Fundamental Gerakan Pramuka. Sesi tersebut membahas pemahaman dasar mengenai Gerakan Pramuka, termasuk perbedaan antara organisasi Gerakan Pramuka, Pramuka, dan anggota Gerakan Pramuka.

    Materi ini menjadi landasan bagi peserta untuk memahami identitas dan nilai-nilai kepramukaan secara lebih tepat. Pemahaman tersebut penting agar anggota Pramuka tidak hanya mengenal kegiatan organisasi, tetapi juga memahami dasar pendidikan karakter yang dijalankan melalui Gerakan Pramuka.

    Sesi kedua menghadirkan Imas Kurniasih dengan materi Pramuka Garuda. Pembahasan diarahkan pada pengembangan kecakapan, pembentukan karakter, dan proses pencapaian tingkatan Pramuka Garuda sebagai salah satu bentuk pengakuan kecakapan tertinggi bagi peserta didik pada setiap golongan Pramuka.

    Memasuki hari kedua, Sabtu (17/10/2026), peserta mengikuti materi SDGs for Scouts bersama Irnova Suryani. Materi tersebut menghubungkan peran anggota Pramuka dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

    Melalui pembelajaran tersebut, peserta diajak mengenali persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti lingkungan, pendidikan, dan kepedulian sosial. Persoalan tersebut dapat menjadi titik awal untuk merancang tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Sesi berikutnya menghadirkan Indah Utami Rahayu dengan materi Messengers of Peace. Pembelajaran ini menempatkan anggota Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun perdamaian melalui komunikasi yang baik, toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, serta kepedulian terhadap sesama.

    Pada hari ketiga, Minggu (18/10/2026), Intan Tarbiatul Wardah membawakan materi GO for Impact. Sesi ini mengajak peserta memahami pentingnya mengubah pengetahuan dan gagasan menjadi tindakan yang dapat memberikan dampak nyata.

    Melalui pendekatan SEE–THINK–PLAN–ACT–IMPACT, peserta diperkenalkan pada tahapan mengenali persoalan, memikirkan penyelesaian, menyusun rencana, melaksanakan tindakan, dan menilai perubahan yang dihasilkan.

    Enam materi yang disampaikan selama tiga hari tersebut disusun secara berkesinambungan, mulai dari penguatan pemahaman kepramukaan hingga pengembangan kemampuan untuk berkontribusi di lingkungan masing-masing.

    Sahabat Pena Brunei Darussalam Berbagi Pengalaman

    Selain pembelajaran bersama narasumber, salah satu sesi yang menjadi bagian penting JOTI 2026 adalah Sahabat Pena: Meet a Scout, Make a Friend pada hari ketiga.

    Sesi ini menghadirkan dua anggota Pramuka dari Brunei Darussalam, Aura Auleeya dan Azimah Zafirah, yang bergabung secara daring untuk berbagi cerita serta pengalaman kepramukaan dengan peserta JOTI 2026.

    Pertemuan tersebut menjadi ruang interaksi lintas negara yang memungkinkan peserta mengenal pengalaman anggota kepanduan dari latar belakang berbeda. Melalui kegiatan bercerita dan berbagi pengalaman, peserta mendapatkan kesempatan memperluas pengetahuan sekaligus membangun hubungan persahabatan.

    Kehadiran sahabat pena dari Brunei Darussalam juga memperkuat penerapan tema Connect yang diusung penyelenggara. Teknologi internet dimanfaatkan untuk menghubungkan anggota Pramuka yang terpisah jarak geografis, tetapi memiliki kesamaan semangat dalam pendidikan kepanduan.

    Bagi peserta usia sekolah, interaksi semacam ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Mereka dapat mengenal perspektif baru, melatih kemampuan berkomunikasi, dan memahami bahwa persaudaraan Pramuka dapat dibangun melampaui batas wilayah dan negara.

    Peserta Apresiasi Materi dan Pengalaman Baru

    Antusiasme peserta turut tergambar dalam upacara penutupan JOTI 2026. Dua perwakilan peserta dari MTsN 10 Tasikmalaya, Radia dan Fawwaz, menyampaikan kesan serta pengalaman mereka setelah mengikuti rangkaian kegiatan.

    Radia mengungkapkan antusiasmenya selama mengikuti JOTI 2026. Ia juga memberikan apresiasi kepada para narasumber atas materi yang telah disampaikan selama kegiatan berlangsung.

    Menurut Radia, rangkaian pembelajaran yang dihadirkan memberikan pengalaman positif dan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan mengenai berbagai aspek kepramukaan.

    Sementara itu, Fawwaz menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber yang telah berbagi pengetahuan selama tiga hari pelaksanaan. Ia mengaku mendapatkan tambahan wawasan dan ilmu baru, terutama melalui interaksi bersama sahabat pena dari Brunei Darussalam.

    Pengalaman yang disampaikan kedua peserta tersebut menjadi salah satu gambaran hasil pembelajaran JOTI 2026. Selain memperoleh materi kepramukaan, peserta juga berkesempatan mengenal anggota Pramuka dari negara lain melalui komunikasi langsung.

    Ketua Gudep Harap Persahabatan Terus Berlanjut

    Ketua Gugus Depan Pesantren Pramuka Khalifa, Alfi Salamah, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan JOTI 2026.

    Ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada 49 peserta, para narasumber, sahabat pena dari Brunei Darussalam, serta seluruh panitia yang telah berperan dalam pelaksanaan kegiatan selama tiga hari.

    Alfi juga berharap hubungan persaudaraan yang telah terbangun melalui JOTI 2026 tidak berakhir bersamaan dengan ditutupnya kegiatan. Komunikasi dan silaturahmi antarpeserta, narasumber, dan sahabat pena diharapkan tetap terjaga serta dapat berlanjut pada kesempatan lain.

    Harapan untuk dapat kembali bertemu menjadi salah satu pesan yang disampaikan Alfi dalam upacara penutupan, Minggu (18/10/26). Pertemuan berikutnya diharapkan dapat mempererat hubungan yang telah dimulai melalui kegiatan daring tersebut.

    Pesan tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan JOTI 2026 yang tidak hanya menitikberatkan pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan jejaring pembelajaran dan persahabatan yang berkelanjutan.

    Pendidikan Kepramukaan Melampaui Ruang Kelas

    Pelaksanaan JOTI 2026 memperlihatkan bagaimana pendidikan kepramukaan dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi digital. Aktivitas Pramuka tidak hanya berlangsung melalui perkemahan dan latihan lapangan, tetapi juga dapat dikemas dalam diskusi, pertukaran pengalaman, serta pembelajaran lintas negara.

    Bagi 49 peserta, kegiatan ini membuka akses terhadap berbagai materi yang berkaitan langsung dengan pengembangan diri dan persoalan masyarakat. Pembahasan mengenai SDGs, perdamaian, dan aksi nyata memberikan dasar pengetahuan yang dapat digunakan untuk mengenali serta merespons persoalan di lingkungan sekitar.

    Namun, keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh terselenggaranya seluruh sesi. Penerapan pengetahuan yang diperoleh peserta setelah kegiatan menjadi bagian penting dari tujuan Make an Impact yang diusung panitia.

    Melalui materi GO for Impact, misalnya, peserta diperkenalkan pada cara menyusun tindakan berdasarkan persoalan yang ditemukan. Pendekatan tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan gugus depan, sekolah, maupun lingkungan tempat tinggal.

    Sementara itu, sesi Sahabat Pena membuka peluang bagi peserta untuk mempertahankan hubungan komunikasi dan bertukar pengalaman dengan anggota Pramuka dari negara lain. Persahabatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran antarbudaya yang terus berkembang setelah kegiatan berakhir.

    Dengan berakhirnya upacara penutupan pada Minggu (18/10/2026), seluruh rangkaian JOTI 2026 Pesantren Pramuka Khalifa resmi tuntas. Penyelenggara berharap pengetahuan, pengalaman, dan persahabatan yang terbentuk selama tiga hari dapat terus berkembang menjadi kegiatan positif di lingkungan peserta.

    Dokumentasi seluruh rangkaian JOTI 2026 dapat dilihat melalui akun Instagram resmi Pesantren Pramuka Khalifa, @pp.khalifa, yang memuat aktivitas dan momen kegiatan.

    JOTI 2026 Pendidikan Kepramukaan Pesantren Pramuka Khalifa Pramuka Jawa Barat Sahabat Pena Brunei
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    Pesantren Pramuka Khalifa Resmi Buka JOTI 2026

    16 Oktober 2026

    Panitia Pramuka Khalifa Siapkan JOTI 2026 Lintas Negara

    15 Oktober 2026

    Hari Pramuka ke-65, Khalifa Gaungkan Gerakan 3M

    14 Agustus 2026

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.