Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Butuh Rp3,2 T untuk Hidupkan Rel Banjar-Pangandaran
    Daerah

    Butuh Rp3,2 T untuk Hidupkan Rel Banjar-Pangandaran

    Reaktivasi jalur Banjar-Pangandaran dinilai paling masuk akal di tengah keterbatasan anggaran Jabar.
    By Ericka24 April 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jalur kereta api Banjar-Pangandaran
    Jalur kereta api Banjar-Pangandaran (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bandung – Di tengah sempitnya ruang fiskal daerah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proyek reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran adalah yang paling rasional dan realistis untuk dijalankan.

    Meski membutuhkan anggaran besar hingga Rp3,2 triliun, jalur ini dianggap memiliki nilai strategis tinggi dalam mendukung mobilitas dan pariwisata wilayah selatan Jabar.

    “Yang paling rasional dan bisa dilaksanakan tahap awal adalah Banjar-Pangandaran. Ya kurang lebih Rp3,2 triliun,” kata Dedi di Bandung, Kamis (24/4/2025).

    Jalur ini masuk dalam rencana besar Pemprov Jabar yang mencakup reaktivasi jalur Cipatat–Padalarang, Bandung–Ciwidey, Garut–Cikajang, dan Banjar–Pangandaran, dengan estimasi total kebutuhan dana mencapai Rp20 triliun.

    Dedi berharap pemerintah pusat dapat mendukung melalui alokasi anggaran di masa mendatang.

    “Minimal kita sudah punya mimpi. Siapa tahu keuangan pusat ke depan makin kuat,” ujarnya.

    Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan, kajian mendalam tetap diperlukan sebelum proyek dimulai, baik dari aspek sosial, budaya, lingkungan hingga kependudukan.

    Ia juga menyebutkan bahwa alternatif pembiayaan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) serta skema transfer pusat-ke-daerah lainnya.

    “DED-nya akan kami kaji, termasuk skema pendanaannya. Kita harap pusat bisa bantu, tapi kami juga siapkan kapasitas fiskal daerah,” jelas Herman.

    Reaktivasi jalur ini tidak hanya diharapkan memperlancar konektivitas antardaerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di kawasan selatan Jawa Barat.

    Banjar dan Pangandaran sendiri merupakan wilayah dengan potensi wisata dan pertanian yang tinggi, namun akses transportasi massal masih sangat terbatas.

    Dengan rencana yang terus digodok ini, Pemprov Jabar ingin memastikan bahwa mimpi besar transportasi berbasis rel tidak hanya menjadi narasi, tetapi bisa terealisasi secara bertahap dan tepat sasaran.

    Banjar-Pangandaran Dedi Mulyadi Jalur Kereta Pangandaran Reaktivasi Rel Jabar Transportasi Jawa Barat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    Fadli Zon Tinjau Revitalisasi Museum Sulut di Manado

    26 November 2025

    Kristian Hasmadi Bawa Suara Budaya Wehea ke DPRD

    21 November 2025

    Pansus Percepat Perda Olahraga Kutim Disahkan 2025

    18 November 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.