Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Daun Menghijau, Pohon Bisa Deteksi Letusan Gunung Berapi
    Saintek

    Daun Menghijau, Pohon Bisa Deteksi Letusan Gunung Berapi

    By Richard31 Mei 2025Updated:31 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi daun pohon yang menghijau tanda sinyal dini letusan gunung (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Saat magma mulai menggeliat di perut bumi, alam ternyata telah memberi tanda: dedaunan pada pohon menjadi lebih hijau dari biasanya. Temuan mengejutkan ini mengungkap bahwa pohon bisa menjadi indikator alami letusan gunung berapi, bahkan mendahului deteksi peralatan ilmiah konvensional.

    Para ilmuwan dari Universitas Houston dan institusi riset lainnya menemukan bahwa peningkatan aktivitas magma menyebabkan pelepasan karbon dioksida dalam jumlah besar ke lingkungan sekitar. Gas ini memberi “pupuk alami” pada pohon-pohon, membuat daun mereka tampak lebih hijau dan segar. Perubahan tersebut bisa terdeteksi lewat satelit, memberikan kemungkinan sistem peringatan dini berbasis citra vegetasi.

    “Ada banyak satelit yang dapat kita gunakan untuk melakukan analisis semacam ini,” ujar Nicole Guinn, ahli vulkanologi dari Universitas Houston, seperti dikutip dari Science Alert.

    Guinn, bersama timnya, melakukan pemantauan di sekitar Gunung Etna di Italia selama dua tahun. Hasilnya, mereka menemukan 16 pola peningkatan karbon dioksida dan indeks kehijauan (NDVI) yang konsisten dengan pergerakan magma bawah tanah. Tak hanya di sekitar kawah, sinyal itu juga terlihat di area yang jauh dari patahan utama.

    Studi ini memperkuat hasil riset sebelumnya yang dilakukan oleh Robert Bogue dari Universitas McGill pada 2019. Bogue menunjukkan bahwa pepohonan tropis di sekitar dua gunung aktif di Kosta Rika juga mengalami perubahan warna daun akibat emisi karbon dioksida. Kini, mereka bergabung dalam proyek bersama NASA dan Smithsonian Institution untuk memperluas pemantauan di kawasan Panama dan Kosta Rika.

    Metode ini dinilai menjanjikan karena memungkinkan pemantauan gunung berapi tanpa perlu menempatkan sensor fisik di lapangan. Selain itu, teknologi ini dapat melengkapi indikator letusan lain seperti gempa vulkanik dan deformasi permukaan tanah.

    Dengan pemanfaatan warna dedaunan sebagai indikator alami, ilmuwan berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mempercepat proses evakuasi sebelum letusan terjadi.

    Karbon Dioksida Letusan Gunung Magma Gunung Berapi Pohon Deteksi Letusan Satellit NDVI
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Surabaya Jadi Pusat Revolusi AI Pertama di Asia

    12 November 2025

    BRIN Dorong Gim Online Bertema Kekayaan Nusantara

    1 November 2025

    Komet 3I/ATLAS Viral, BRIN Pastikan Aman bagi Bumi

    30 Oktober 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.