Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Gaji UMR Jakarta Terkuras untuk Biaya Hidup Harian
    Ekonomi

    Gaji UMR Jakarta Terkuras untuk Biaya Hidup Harian

    Kisah nyata pekerja muda ini menggambarkan betapa sulitnya bertahan hidup di ibu kota hanya dengan gaji minimum.
    By Richard17 Mei 2025Updated:17 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi warga jakarta dengan umr minimum (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Hidup di ibu kota dengan gaji setara Upah Minimum Regional (UMR) menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian besar pekerja muda. Seperti yang dialami oleh Wins, seorang karyawan swasta yang baru dua bulan bekerja di perusahaan baru. Dengan gaji UMR Jakarta sebesar Rp 5.396.791, pengeluarannya hampir seluruhnya tersedot untuk biaya hidup dasar seperti sewa tempat tinggal, transportasi, dan makan.

    Wins menyebut, gajinya hanya cukup untuk kebutuhan pokok. “Kalau ditanya cukup atau tidak gaji aku di Jakarta dengan UMR, tergantung masing-masing. Tapi buat aku, dengan aku yang saat ini masih kost, ada pengeluaran buat biaya transportasi online, dan lain-lain sebenarnya cukup-cukup saja,” ujar Wins saat dihubungi pada Sabtu (17/5/2025).

    Ia menambahkan bahwa menabung bukanlah prioritas utama dalam kondisi seperti ini. Biasanya, ia hanya bisa menabung jika ada sisa dari gajinya setelah kebutuhan pokok terpenuhi. Kebutuhan sehari-harinya meliputi sewa kost, biaya transportasi, serta keperluan pribadi seperti sabun dan skincare.

    Wins mengungkapkan bahwa beban terbesar dalam anggarannya adalah biaya sewa tempat tinggal. Ia harus membayar Rp 2,3 juta per bulan untuk sebuah kamar kost berukuran 3×4 meter di Jakarta, belum termasuk tagihan listrik. Jumlah ini hampir setara dengan setengah gaji bulanannya, yang tentu saja menyisakan ruang sempit untuk kebutuhan lainnya.

    “Sewa kost di Jakarta itu mahal sekali dan menguras gaji,” keluh Wins. Kondisi ini membuatnya mencoba menjalankan bisnis online sebagai pekerjaan sampingan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa usaha tersebut bukanlah sumber utama pendapatan, melainkan hanya untuk menambah biaya makan sehari-hari.

    “Untuk kerja tambahan, ada. Cuma itu bukan prioritas dan bukan salah satu cara buat menutupi kekurangan aku di gaji. Aku pakai uang dari kerja sampingan itu untuk menambah uang makan saja,” tambahnya.

    Fenomena seperti ini menunjukkan realita yang dihadapi banyak pekerja muda di Jakarta. Meski UMR Jakarta termasuk yang tertinggi di Indonesia, nyatanya tetap belum mampu menjamin kenyamanan hidup di tengah biaya hidup yang terus melambung.

    Biaya Hidup Jakarta Bisnis Sampingan Kost Jakarta Pekerja Muda UMR Jakarta 2025
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Indonesia Butuh 757,6 M Dolar AS untuk Pendanaan Iklim Hingga 2035

    2 Desember 2025

    BPS Ingatkan Risiko Gagal Panen akibat Banjir dan Longsor di Sumatra

    1 Desember 2025

    Surplus Dagang Indonesia Capai USD 2,39 Miliar pada Oktober 2025

    1 Desember 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.