Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Selasa 24 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Harga Batu Bara Stabil Meski Trump Terapkan Tarif Baru
    Ekonomi

    Harga Batu Bara Stabil Meski Trump Terapkan Tarif Baru

    Tarif impor baru AS tak guncang harga batu bara global yang justru menunjukkan kenaikan tipis.
    By Ericka8 April 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Dampak Tarif Trump Terhadap Harga Batu Bara Global
    Ilustrasi Dampak Tarif Trump Terhadap Harga Batu Bara Global (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Di tengah gempuran kebijakan proteksionis Presiden Amerika Serikat Donald Trump, harga batu bara global justru tetap bertahan, bahkan sedikit naik. Paradoks ini mencuat saat Trump menjatuhkan tarif tinggi terhadap sejumlah negara pada awal April, tetapi komoditas energi seperti batu bara nyaris tak terdampak.

    Kebijakan tarif AS yang diumumkan pada 1 April 2025 mencakup bea masuk 10% untuk Kanada, 25% bagi Meksiko, serta 10% terhadap Tiongkok. Namun, sejumlah komoditas strategis dikecualikan dari kebijakan ini, termasuk energi, mineral tertentu, dan bahan pangan yang tak diproduksi di AS.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai kebijakan Trump itu telah merombak struktur perekonomian dunia dalam waktu singkat.

    “Kebijakan tarif AS menjadikan risiko yang luar biasa,” ungkapnya dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia, Selasa (8/4/2025).

    Namun, riset dari Bank Mandiri menyebut bahwa perang dagang yang dilancarkan Trump tidak berdampak besar terhadap harga komoditas global, terutama batu bara.

    “Sebagian besar harga komoditas mereda selama seminggu setelah Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa tarif baru Trump akan mengecualikan energi,” tulis laporan tersebut.

    Diketahui, harga batu bara di pasar Newcastle justru naik menjadi US$ 99,4 per ton pada awal April, naik dari posisi sebelumnya US$ 96,6. Sementara itu, komoditas lain seperti minyak, nikel, dan minyak sawit (CPO) justru mencatatkan penurunan ringan.

    Penurunan harga beberapa komoditas tersebut lebih disebabkan oleh perlambatan ekonomi global, bukan imbas langsung dari kebijakan tarif Trump.

    Menurut laporan Mandiri, pendekatan selektif terhadap komoditas penting menunjukkan bahwa kebijakan tarif Trump masih mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap rantai pasok global.

    Dengan pengecualian ini, pasar energi dan bahan baku strategis tetap stabil, meredakan potensi gejolak besar dalam perdagangan internasional.

    Dampak Tarif AS Ekonomi Global Harga Batu Bara Kebijakan Trump Perdagangan Internasional
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    Indonesia Butuh 757,6 M Dolar AS untuk Pendanaan Iklim Hingga 2035

    2 Desember 2025

    BPS Ingatkan Risiko Gagal Panen akibat Banjir dan Longsor di Sumatra

    1 Desember 2025

    Surplus Dagang Indonesia Capai USD 2,39 Miliar pada Oktober 2025

    1 Desember 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.