Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Rabu 25 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Harga Emas Dunia Terkoreksi Usai Cetak Rekor Baru
    Ekonomi

    Harga Emas Dunia Terkoreksi Usai Cetak Rekor Baru

    Setelah melonjak tajam, harga emas global akhirnya terkoreksi karena aksi ambil untung dan ketegangan geopolitik.
    By Ericka18 April 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Koreksi Harga Emas Dunia April 2025
    Ilustrasi Harga Emas Dunia April 2025 (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Layaknya burung yang terbang terlalu tinggi, harga emas dunia akhirnya melandai setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Di pasar spot, logam mulia ini turun 0,5% menjadi USD 3.326,51 per ons pada Kamis (18/4/2025), usai sempat menyentuh level USD 3.357,40 di awal sesi perdagangan.

    Pelemahan ini dipicu oleh aksi ambil untung dari investor yang sebelumnya menikmati lonjakan 3,6% pada hari sebelumnya.

    Kenaikan tajam itu sendiri dipicu oleh keputusan mengejutkan dari Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan investigasi terhadap seluruh impor mineral penting ke negaranya.

    “Harga emas mungkin akan terkoreksi dalam jangka pendek karena lonjakan minggu ini dan menjelang akhir pekan panjang,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen.

    Harga emas berjangka di AS juga menunjukkan koreksi ringan sebesar 0,2% menjadi USD 3.339,90 per ons. Meski begitu, analis masih melihat tren jangka menengah tetap bullish.

    Melemahnya dolar AS membuat emas semakin menarik bagi investor global, terlebih di tengah memanasnya ketegangan dagang antara Washington dan Beijing.

    “Dengan ketidakpastian yang terus berlangsung, kami masih optimis terhadap harga emas ke depan,” ungkap seorang konsultan dari Metals Focus.

    Prediksi lebih tajam disampaikan analis emas Lukman Leong, yang menyebut harga emas dunia bisa menembus USD 4.000 per ons dalam tahun ini.

    Menurutnya, langkah China menghentikan impor pesawat Boeing serta sanksi AS terhadap chip AI ke Tiongkok akan memperpanjang tensi geopolitik yang mendukung permintaan emas.

    “Situasinya semakin memburuk dan dolar terus melemah. Itu semua mendorong harga emas makin tinggi,” kata Lukman.

    Tidak hanya emas, logam mulia lainnya pun ikut melemah. Harga perak turun 0,9% menjadi USD 32,46 per ons, platinum melemah 1% ke USD 957,18, sementara paladium merosot tajam hingga 2,3% ke angka USD 949,72 per ons.

    Dengan berbagai faktor geopolitik dan ekonomi yang terus bergolak, pasar logam mulia diperkirakan masih akan berfluktuasi dalam waktu dekat. Namun, emas tetap menjadi primadona di tengah ketidakpastian global.

    Dolar Melemah Harga Emas 2025 Investasi Logam Mulia Ketegangan AS-China Prediksi Emas Global
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    Indonesia Butuh 757,6 M Dolar AS untuk Pendanaan Iklim Hingga 2035

    2 Desember 2025

    BPS Ingatkan Risiko Gagal Panen akibat Banjir dan Longsor di Sumatra

    1 Desember 2025

    Surplus Dagang Indonesia Capai USD 2,39 Miliar pada Oktober 2025

    1 Desember 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.