Jakarta – Setelah sempat menguat tajam, harga emas batangan yang dipasarkan oleh Pegadaian hari ini terpantau mengalami penurunan serentak. Emas Antam, UBS, dan Galeri24 tercatat turun pada perdagangan Minggu (18/5/2025), mengikuti fluktuasi pasar logam mulia global.
Emas Antam mengalami koreksi paling tajam, dengan penurunan sebesar Rp21.000 per gram, dari Rp1.967.000 menjadi Rp1.946.000 per gram. Padahal sehari sebelumnya, harga logam mulia ini sempat melonjak Rp28.000 per gram.
Tidak hanya Antam, emas Galeri24 juga ikut anjlok Rp21.000 per gram dari Rp1.887.000 menjadi Rp1.866.000. Sedangkan emas UBS turun Rp20.000 per gram, kini berada di angka Rp1.897.000 dari sebelumnya Rp1.917.000.
“Pergerakan harga emas mencerminkan dinamika pasar global dan ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi investor,” ujar Rachmawati, analis keuangan dari Jakarta.
Pegadaian menyediakan ketiga jenis emas tersebut dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan harga yang disesuaikan berdasarkan beratnya. Untuk emas Antam, per 0,5 gram kini sebesar Rp1.026.000 dan emas UBS seberat 0,5 gram dibanderol Rp1.025.000, sedangkan Galeri24 dijual Rp979.000 untuk ukuran yang sama.
Penurunan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang hendak berinvestasi dalam bentuk logam mulia. Meski harga sedang turun, investor disarankan tetap mencermati tren jangka menengah hingga panjang sebelum memutuskan untuk membeli.
Harga emas dikenal fluktuatif dan sering dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti nilai tukar dolar, suku bunga global, serta gejolak geopolitik. Oleh sebab itu, banyak pakar merekomendasikan strategi pembelian berkala atau dollar cost averaging agar risiko dapat ditekan.
Dengan tren harga yang berubah setiap hari, calon investor emas sebaiknya memantau pergerakan harga secara rutin melalui platform resmi seperti laman Pegadaian atau aplikasi investasi terpercaya.

