Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Indonesia–Fiji Perkuat Jembatan Diplomasi Budaya
    Global

    Indonesia–Fiji Perkuat Jembatan Diplomasi Budaya

    Menbud Fadli Zon dan Menteri iTaukei Fiji bahas warisan budaya, beasiswa, dan kolaborasi Pasifik.
    By Ericka13 November 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Menbud), Fadli Zon turut melangsungkan pertemuan bilateral dengan Menteri iTaukei Affairs Republik Fiji, Ifereimi Vasu Baca artikel detiknews, "Menbud & Menteri iTaukei Affairs Fiji Bahas Kerja Sama Strategis Budaya" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8208183/menbud-menteri-itaukei-affairs-fiji-bahas-kerja-sama-strategis-budaya. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
    Pertemuan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Menbud), Fadli Zon dengan Menteri iTaukei Affairs Republik Fiji, Ifereimi Vasu (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kupang – Seperti bara bakar batu yang menyatukan warga di satu lingkaran, forum Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 menjadi tungku baru persahabatan Indonesia dengan negara-negara Pasifik. Di sela gelaran yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Menteri Kebudayaan RI (Menbud) Fadli Zon menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri iTaukei Affairs Republik Fiji, Ifereimi Vasu, untuk merumuskan langkah konkret kerja sama budaya strategis.

    Dalam pertemuan pada Kamis (13/11/2025) itu, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Fiji di IPACS 2025 yang mengusung tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom”. Ia menekankan semangat persahabatan Indonesia–Fiji dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari pengelolaan warisan budaya, program pertukaran, hingga penguatan jejaring kreatif di kawasan Pasifik melalui jalur diplomasi budaya.

    “Kita bisa mengajukan Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO dengan skema joint nomination, yang juga bisa melibatkan negara di kawasan Pasifik lainnya, misalnya Bakar Batu,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Kamis (13/11/2025).

    Tradisi Bakar Batu sendiri, yang di banyak komunitas digunakan untuk menandai peristiwa penting, dijadikan contoh praktik budaya yang memuat nilai gotong royong, solidaritas, dan persatuan. Menurut Fadli, pengajuan warisan budaya secara bersama ke UNESCO akan memperkuat identitas kawasan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur tersebut kepada generasi muda di berbagai negara Pasifik.

    “Terkait dengan kerja sama dengan UNESCO, kami menyampaikan apresiasi dan ketertarikan untuk dapat bekerja sama,” ujar Ifereimi yang menyambut baik inisiasi tersebut.

    Ifereimi juga menilai perlu ada payung hukum yang lebih kuat melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang kebudayaan. Dari sisi Fiji, ia menyoroti pentingnya pengembangan industri kreatif berbasis teknologi dan pemberdayaan generasi muda agar ekosistem budaya di Pasifik tidak hanya bertumpu pada tradisi, tetapi juga pada inovasi konten dan media digital.

    Fiji menyatakan tertarik belajar dari pengalaman Indonesia dalam mengelola museum dan mengembangkan konten kreatif sebagai sarana pendidikan budaya. Fadli merespons dengan menawarkan peluang beasiswa di bidang seni, budaya, dan warisan budaya, sekaligus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai institusi seni terkemuka di Indonesia.

    Tak hanya itu, kedua menteri sepakat bahwa diplomasi budaya perlu dipertebal melalui program people-to-people connection, seperti festival bersama, residensi seniman, dan pertukaran komunitas. Langkah ini diyakini dapat memperluas pemahaman lintas budaya dan memperkuat jejaring masyarakat adat di kawasan Indo-Pasifik.

    “Selamat atas penyelenggaraan IPACS, ini menjadi ruang kerja sama serta penguatan budaya bagi negara-negara kawasan Pasifik,” pungkas Ifereimi, mengapresiasi forum yang diinisiasi Indonesia tersebut.

    Dalam kesempatan ini, Fadli Zon didampingi Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D Retnoastuti; Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyithoh Annisa Ramadhani; Direktur Kerja Sama Kebudayaan, Mardisontori; serta Direktur Promosi Kebudayaan, Undri. Perwakilan Direktorat Pasifik dan Oseania Kementerian Luar Negeri juga turut hadir, menegaskan sinergi kebudayaan dan politik luar negeri Indonesia.

    Melalui pertemuan bilateral ini, Indonesia dan Fiji meneguhkan komitmen untuk menjadikan warisan budaya sebagai jembatan persaudaraan dan pembangunan berkelanjutan. Layaknya kisah-kisah bahari nusantara yang menautkan pulau-pulau jauh lewat layar dan angin, kolaborasi budaya Indonesia–Fiji diharapkan menjadi jalur pelayaran baru yang menjaga identitas, merawat kearifan lokal, dan menciptakan masa depan yang lebih harmonis di kawasan Indo-Pasifik.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    Thailand Gempur Kamboja Saat SEA Games Masih Berlangsung

    8 Desember 2025

    Menbud Sambut Delegasi ASEAN-COCI ke-60 di Jakarta

    26 November 2025

    Diplomasi Budaya Indonesia–Afsel Menggeliat di Cape Town

    3 November 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.