Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Kenali 4 Jenis Kanker Kulit, Salah Satunya Paling Mematikan
    Kesehatan

    Kenali 4 Jenis Kanker Kulit, Salah Satunya Paling Mematikan

    By Richard4 Juli 2025Updated:4 Juli 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi salah satu jenis kanker kulit (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kanker kulit kerap tak terdeteksi hingga berkembang serius. Padahal, sejumlah jenis kanker kulit bisa sangat berbahaya, bahkan mematikan, jika tidak segera diobati. Dari empat jenis yang umum ditemukan, tiga di antaranya kerap terjadi akibat paparan sinar ultraviolet (UV) berlebih, baik dari matahari maupun alat tanning buatan.

    Hal ini disebabkan oleh kerusakan DNA di sel kulit akibat radiasi UV yang tak diperbaiki tubuh, sehingga memicu mutasi dan pertumbuhan sel tidak terkendali. Kondisi ini menciptakan tumor ganas di epidermis atau lapisan kulit terluar.

    Jenis pertama adalah karsinoma sel basal, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel basal di epidermis. Ini merupakan jenis paling umum yang muncul di wajah, telinga, leher, kulit kepala, dan punggung. Meski pertumbuhannya lambat, kanker ini bisa merusak jaringan di sekitarnya jika tidak ditangani dengan cepat.

    Sementara itu, karsinoma sel skuamosa juga termasuk kategori kanker kulit yang lazim terjadi. Ia berkembang dari sel skuamosa yang juga berada di lapisan epidermis. Biasanya tumbuh di area yang sering terpapar sinar matahari seperti telinga, tangan, dan wajah. Kulit yang menunjukkan kerutan atau bintik-bintik akibat sinar matahari menjadi wilayah rawan munculnya kanker ini.

    Jenis ketiga yang paling ditakuti adalah melanoma, karena merupakan kanker kulit paling mematikan. Melanoma muncul dari sel melanosit, yaitu sel penghasil pigmen kulit. Kanker ini sering kali menyerupai tahi lalat dan bisa berkembang dari tahi lalat yang sudah ada. Melanoma bisa muncul di bagian tubuh mana pun, bahkan di area yang jarang terkena sinar matahari, dan cenderung menyebar ke organ lain jika tidak segera ditangani.

    Adapun jenis keempat adalah karsinoma sel Merkel, yang meskipun langka, sangat agresif. Ia muncul dalam bentuk nodul atau benjolan keras dan tak nyeri di area terbuka seperti wajah atau tangan. Penyebabnya sering dikaitkan dengan infeksi virus Merkel cell polyomavirus. Karena kemampuannya untuk menyebar dengan cepat dan berulang kembali, pengobatan dini menjadi sangat krusial.

    Deteksi dini adalah kunci utama menghadapi kanker kulit. Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa kondisi kulit, terutama jika terdapat perubahan bentuk, warna, atau ukuran pada bintik-bintik kulit dan tahi lalat.

    deteksi dini kanker kanker kulit karsinoma sel basal melanoma penyakit kulit
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Prabowo Instruksikan Pembangunan 66 RS Baru Berstandar RSKEI

    19 November 2025

    Picu Mimpi Buruk, Psikologi Ungkap Hubungan Makanan dan Tidur

    3 Juli 2025

    Cegah Anak Kecanduan Gadget, Ini 3 Cara Atur Waktunya

    1 Juli 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.