Jakarta – Banyak penghuni rumah yang terkejut saat melihat serbuk kayu berserakan di dekat perabot. Dugaan pertama biasanya jatuh pada rayap. Namun, ada musuh diam-diam lain yang tak kalah merusak: kumbang bubuk kayu. Serangga ini dikenal mampu menggerogoti perabot, kusen, hingga struktur rumah tanpa suara.
Kumbang bubuk kayu tertarik pada kayu yang belum jadi atau memiliki tingkat kelembapan tinggi. Menurut Gregory Pest Solution, kelembapan menjadi magnet utama karena menyediakan habitat sempurna bagi larva kumbang untuk berkembang. Larva inilah yang akan memakan pati dan gula alami dalam kayu selama bertahun-tahun.
Kebanyakan kumbang bubuk lebih menyukai kayu keras, terutama yang masih baru. Proses pembentukan koloni tidak instan. Telur yang menetas di kayu tua bahkan bisa memakan waktu hingga lima tahun sebelum larva mulai menggerogoti.
“Kumbang betina biasanya meletakkan telur di kayu yang belum dilapisi, terutama jika kelembapannya tinggi,” kata laporan dari Michigan State University. Inilah alasan mengapa menjaga kelembapan dan kondisi kayu sangat penting.
Untuk mencegah serangan kumbang bubuk kayu, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Pertama, menjaga kelembapan kayu di bawah 20 persen sangat dianjurkan. Kedua, memberikan pelapis seperti lak, cat, atau pernis untuk mencegah kumbang bertelur di permukaan.
Jika perabot sudah terlanjur diserang, maka sebaiknya segera disingkirkan. Menurut The Spruce, membuang furniture yang sudah rusak mencegah penyebaran larva ke kayu lainnya di dalam rumah.
Langkah lain yang disarankan adalah penggunaan insektisida berbasis borat. Mengacu pada panduan dari University of Kentucky, insektisida jenis ini mampu menembus kayu lembap dan membunuh kumbang dari dalam. Namun, penyemprotan paling efektif dilakukan sebelum kayu dilapisi finishing karena lapisan cat atau anti-air dapat menghambat penetrasi bahan aktif.
Melindungi furniture dari kumbang bubuk kayu memerlukan perhatian terhadap kondisi material sejak awal. Pemeriksaan bahan bangunan sebelum masuk ke rumah dan perawatan berkala menjadi kunci untuk menjaga perabot tetap utuh dan rumah bebas dari kerusakan tak kasat mata.

