Jakarta – Dalam langkah yang tak hanya teknologis tapi juga satiris, Samsung resmi merilis Galaxy S25 Edge, ponsel tertipis di dunia saat ini. Peluncuran ini dibarengi dengan sindiran halus kepada iPhone, yang disampaikan lewat video promosi di akun Instagram resmi Samsung Korea.
Dalam video tersebut, Samsung menampilkan eksperimen unik: dua ponsel digantung menggunakan balon helium. Ketika balon satu per satu meletus, “Other Phone” – yang secara desain mirip iPhone 16 Pro – perlahan jatuh, sedangkan Galaxy S25 Edge tetap melayang ringan.
Galaxy S25 Edge hadir dengan ketebalan hanya 5,8 mm dan bobot 163 gram, menjadikannya jauh lebih tipis dan ringan dibandingkan iPhone 16 Pro yang memiliki ketebalan 8,3 mm dan berat 199 gram.
Meskipun lebih ramping, Galaxy S25 Edge tetap mengusung spesifikasi flagship: layar 6,7 inci, chipset Snapdragon 8 Elite, kamera 200 MP, sertifikasi IP68, serta pelindung Gorilla Armor 2.
“Samsung memang tidak menyebut nama iPhone secara langsung, namun desain kamera yang identik jelas mengarah ke produk Apple,” tulis SamMobile dalam laporannya, Kamis (15/5/2025).
Video sindiran ini bukan pertama kalinya dilakukan Samsung. Sebelumnya, mereka sempat meluncurkan kampanye ‘On the Fence’ yang mengajak pengguna iPhone berpindah ke ponsel layar lipat. Strategi pemasaran ini menjadi ciri khas Samsung dalam memperkenalkan inovasi sekaligus menantang dominasi Apple di pasar premium.
Menurut analis industri, aksi sindiran ini mencerminkan kepercayaan diri Samsung terhadap inovasi produknya. Galaxy S25 Edge tak hanya menonjol dalam aspek desain, namun juga performa dan fitur, menjadikannya pesaing kuat di kelas atas.
Menariknya, Apple disebut-sebut tak tinggal diam. Rumor beredar bahwa mereka tengah menyiapkan iPhone 17 Air dengan desain ultra-tipis, yang diperkirakan meluncur pada Agustus 2025. Jika benar, maka persaingan desain ponsel pintar akan memasuki babak baru yang makin kompetitif.
Dengan peluncuran Galaxy S25 Edge, Samsung sekali lagi menegaskan posisinya sebagai inovator dalam industri ponsel, sekaligus memanaskan kompetisi dengan Apple yang selama ini dikenal dengan desain premium namun konservatif.

