Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Minggu 22 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Wamensos: Anak Keluarga Miskin Harus Sekolah
    Nasional

    Wamensos: Anak Keluarga Miskin Harus Sekolah

    By Richard12 Juni 2025Updated:12 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi Wamensos katakan anak keluarga miskin harus sekolah secara layak (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menanggulangi kemiskinan lewat pendekatan terintegrasi. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa negara wajib menyekolahkan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui program Sekolah Rakyat, sekaligus memberdayakan keluarganya dan memperbaiki rumah tempat tinggal mereka.

    Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) pada Kamis (12/6/2025), Agus menekankan pentingnya memulai pemberdayaan dari keluarga siswa Sekolah Rakyat. Menurutnya, pendekatan ini sangat tepat sasaran karena data penerimanya telah tersedia dan dapat diverifikasi langsung di lapangan.

    “Kita sudah punya daftarnya, mau ke sana kapan saja ada, dan sudah pasti rata-rata keluarganya buruh, pasti tepat sasaran,” jelas Agus.

    Agus menjelaskan bahwa usulan ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki agar anak-anak dari keluarga miskin memperoleh pendidikan layak, sementara keluarga mereka juga dibina dan diberikan bantuan rumah.

    “Presiden memerintahkan negara harus menyekolahkan mereka (anak-anak dari keluarga miskin), terus keluarga dan rumahnya harus kita urus,” tegas Agus dalam pernyataannya.

    Ia berharap ke depan seluruh program pemberdayaan masyarakat bisa difokuskan pada keluarga penerima manfaat Sekolah Rakyat. Namun, keberhasilan program ini memerlukan sinergi antar-lembaga dan peran aktif berbagai pihak, mulai dari kementerian, swasta, hingga masyarakat, di bawah koordinasi Kemenko PM.

    “Maka dari itu, yang kita butuhkan adalah kolaborasi,” imbuh Agus, menegaskan bahwa Kementerian Sosial tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan lintas sektor.

    Sementara itu, Staf Ahli Kemenko PM Sugeng Bahagijo menyambut baik usulan tersebut. Ia menilai program Sekolah Rakyat telah menjadi pintu masuk strategis dalam upaya menyeluruh untuk pengentasan kemiskinan, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

    Sugeng menyatakan bahwa seluruh peserta rapat siap bersinergi untuk mewujudkan program ini secara konkret, karena pendekatannya menyasar langsung akar permasalahan: pendidikan anak dan pemberdayaan keluarga.

    Dengan kolaborasi nasional yang kuat, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak ganda: mencerdaskan generasi muda sekaligus mengangkat taraf hidup keluarganya melalui pendampingan dan pemberdayaan ekonomi.

    Instruksi Presiden Kemensos Kemiskinan Ekstrem Pemberdayaan Masyarakat Sekolah Rakyat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Aceh

    7 Desember 2025

    Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan untuk SEA Games 2025

    5 Desember 2025

    MoU Kemensos–Diktisaintek Buka Jalan Kampus bagi Siswa Sekolah Rakyat

    2 Desember 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.