Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Senin 16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Waspadai 5 Tanda Ginjal Rusak yang Sering Muncul Saat Malam
    Kesehatan

    Waspadai 5 Tanda Ginjal Rusak yang Sering Muncul Saat Malam

    By Richard24 Mei 2025Updated:24 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi 5 gejala ginjal rusak (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Dalam sunyi malam yang mestinya menjadi waktu pemulihan tubuh, munculnya gangguan seperti kelelahan atau buang air kecil berulang bisa jadi pertanda tubuh memberi sinyal bahaya. Pakar nefrologi Dr Ratan Jha mengungkap bahwa banyak pasien datang terlambat memeriksakan diri karena mengabaikan gejala awal kerusakan ginjal yang sering kali muncul justru saat malam hari.

    Gejala tersebut termasuk sering buang air kecil di malam hari, pembengkakan pada kaki dan wajah di pagi hari, kulit gatal, kelelahan tak wajar saat malam, hingga urine yang berbusa atau berubah warna. Menurut Dr Jha, gejala-gejala itu bisa menjadi alarm dini dari tubuh, menandakan bahwa fungsi ginjal mulai menurun.

    “Ginjal dirancang untuk menyaring dan mengonsentrasikan urine di siang hari. Jika ginjal rusak, ia tidak lagi mampu menahan cairan, menyebabkan buang air kecil lebih sering saat malam,” ujar Dr Jha, dikutip dari Only My Health.

    Tanda lain yang patut dicurigai adalah pembengkakan di wajah atau kaki saat bangun tidur. Hal ini disebabkan oleh kegagalan ginjal dalam membuang kelebihan cairan dan natrium, yang lalu mengendap di bagian bawah tubuh dan naik kembali saat malam.

    Rasa gatal yang memburuk di malam hari juga perlu diwaspadai. Ketika ginjal tak mampu menyaring limbah dan menyeimbangkan mineral, racun menumpuk di darah dan menyebabkan iritasi kulit.

    Gejala umum lainnya adalah kelelahan meski telah tidur cukup. Hal ini disebabkan oleh akumulasi racun dalam darah yang mengganggu proses pemulihan alami tubuh selama tidur, membuat seseorang merasa lesu keesokan paginya.

    Urine berbusa atau berubah warna menjadi tanda serius lainnya. Menurut National Kidney Foundation, kebocoran protein dalam urine bisa terjadi jauh sebelum gejala lain muncul, menjadikannya indikator awal yang penting dari gagal ginjal.

    Sayangnya, banyak penderita penyakit ginjal kronis tidak menyadari kondisi mereka hingga stadium lanjut. Data menunjukkan hanya sekitar 10 persen penderita menyadari penyakitnya sebelum terlambat.

    Karena itu, jika gejala-gejala ini muncul secara konsisten dalam beberapa malam, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Deteksi dini dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

    Gejala Ginjal Rusak Kesehatan Malam Hari Penyakit Ginjal Tanda Kerusakan Ginjal Urine Berbusa
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    Prabowo Instruksikan Pembangunan 66 RS Baru Berstandar RSKEI

    19 November 2025

    Kenali 4 Jenis Kanker Kulit, Salah Satunya Paling Mematikan

    4 Juli 2025

    Picu Mimpi Buruk, Psikologi Ungkap Hubungan Makanan dan Tidur

    3 Juli 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.