Jakarta – Dalam sunyi malam yang mestinya menjadi waktu pemulihan tubuh, munculnya gangguan seperti kelelahan atau buang air kecil berulang bisa jadi pertanda tubuh memberi sinyal bahaya. Pakar nefrologi Dr Ratan Jha mengungkap bahwa banyak pasien datang terlambat memeriksakan diri karena mengabaikan gejala awal kerusakan ginjal yang sering kali muncul justru saat malam hari.
Gejala tersebut termasuk sering buang air kecil di malam hari, pembengkakan pada kaki dan wajah di pagi hari, kulit gatal, kelelahan tak wajar saat malam, hingga urine yang berbusa atau berubah warna. Menurut Dr Jha, gejala-gejala itu bisa menjadi alarm dini dari tubuh, menandakan bahwa fungsi ginjal mulai menurun.
“Ginjal dirancang untuk menyaring dan mengonsentrasikan urine di siang hari. Jika ginjal rusak, ia tidak lagi mampu menahan cairan, menyebabkan buang air kecil lebih sering saat malam,” ujar Dr Jha, dikutip dari Only My Health.
Tanda lain yang patut dicurigai adalah pembengkakan di wajah atau kaki saat bangun tidur. Hal ini disebabkan oleh kegagalan ginjal dalam membuang kelebihan cairan dan natrium, yang lalu mengendap di bagian bawah tubuh dan naik kembali saat malam.
Rasa gatal yang memburuk di malam hari juga perlu diwaspadai. Ketika ginjal tak mampu menyaring limbah dan menyeimbangkan mineral, racun menumpuk di darah dan menyebabkan iritasi kulit.
Gejala umum lainnya adalah kelelahan meski telah tidur cukup. Hal ini disebabkan oleh akumulasi racun dalam darah yang mengganggu proses pemulihan alami tubuh selama tidur, membuat seseorang merasa lesu keesokan paginya.
Urine berbusa atau berubah warna menjadi tanda serius lainnya. Menurut National Kidney Foundation, kebocoran protein dalam urine bisa terjadi jauh sebelum gejala lain muncul, menjadikannya indikator awal yang penting dari gagal ginjal.
Sayangnya, banyak penderita penyakit ginjal kronis tidak menyadari kondisi mereka hingga stadium lanjut. Data menunjukkan hanya sekitar 10 persen penderita menyadari penyakitnya sebelum terlambat.
Karena itu, jika gejala-gejala ini muncul secara konsisten dalam beberapa malam, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Deteksi dini dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

