Jakarta – Tidak sedikit orang yang mengaku melihat penampakan makhluk gaib dalam kondisi tertentu. Namun, temuan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa pengalaman tersebut bisa jadi bukan hal mistis, melainkan gejala dari masalah kesehatan. Berbagai kondisi medis telah terbukti dapat menyebabkan halusinasi visual yang menyerupai penampakan hantu.
Salah satu penyebab umum adalah sleep paralysis atau kelumpuhan tidur. Dalam kondisi ini, seseorang tersadar di tengah fase tidur REM, namun tubuhnya tak bisa digerakkan dan kerap disertai halusinasi mengerikan. “Hal inilah yang sering menjadi penyebab utama dari pengalaman ‘paranormal’,” kata Profesor Chris French, pakar psikologi anomalistik.
Selain gangguan tidur, keracunan karbon monoksida juga bisa menyebabkan halusinasi. Kasus terkenal pada 1921 menunjukkan sebuah keluarga mengalami gangguan ‘mistis’ akibat kebocoran karbon monoksida dari pemanas rusak di rumah mereka. Gejala seperti merasa diawasi dan pucat ternyata disebabkan paparan gas beracun ini.
Sugestibilitas juga memainkan peran besar. Dalam eksperimen yang dilakukan pada ruangan khusus, sebanyak 79 partisipan diminta tinggal selama 50 menit. Meski banyak yang melaporkan sensasi aneh, peneliti menemukan bahwa perasaan dihantui lebih dipicu oleh sugesti daripada kondisi lingkungan.
Peneliti juga menemukan bahwa kelainan otak dapat menimbulkan ilusi visual. Saat stimulasi listrik diberikan ke area fusiform gyri—bagian otak yang memproses pengenalan wajah—pasien melaporkan melihat wajah-wajah ilusi, sebuah kondisi yang disebut “facephenes”.
Infeksi jamur pun bisa menjadi pemicu. Studi dari Universitas Clarkson, New York, menunjukkan bahwa rumah berhantu sering memiliki tingkat spora jamur tinggi. Paparan ini dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan halusinasi ringan hingga berat.
Fenomena ‘melihat penampakan’ memang mengundang rasa penasaran. Namun, sebelum menilai sebagai hal gaib, penting untuk mempertimbangkan aspek kesehatan fisik dan psikologis. Penelitian ini menegaskan bahwa gangguan tidur, racun, otak, dan lingkungan bisa menjadi pemicu utama ilusi yang tampak seperti kejadian supranatural.

