Jakarta – Di tengah langkah ekspansif Microsoft dalam industri game, perusahaan teknologi raksasa ini mengumumkan kemitraan strategis dengan AMD untuk merancang perangkat Xbox generasi selanjutnya. Inovasi ini diharapkan mampu membawa revolusi dalam pengalaman bermain game, dengan performa tinggi dan integrasi kecerdasan buatan.
Kerja sama ini diumumkan setelah peluncuran global ROG Xbox Ally. Microsoft mengonfirmasi bahwa mereka kini tengah mengembangkan perangkat keras gaming baru yang mencakup konsol rumahan dan layanan cloud, bekerja sama dengan AMD sebagai mitra utama. Meskipun detail teknis belum diungkap, perusahaan menjanjikan grafis yang memukau, gameplay yang lebih imersif, dan kompatibilitas penuh dengan pustaka game Xbox yang sudah dimiliki pemain.
“Bersama AMD, kami menghadirkan kualitas visual yang lebih mendalam, gameplay imersif, dan pengalaman berbasis AI yang mendukung berbagai perangkat dan platform,” ungkap Microsoft melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan secara daring, Rabu (18/6/2025).
Sarah Bond, Presiden Xbox, sebelumnya menyatakan bahwa Microsoft telah menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan perangkat keras game generasi baru, yang mencakup konsol, handheld, PC, layanan cloud gaming, serta aksesori pelengkap.
“Ini semua tentang membangun platform game yang selalu bersama Anda, memberikan pengalaman Xbox yang tidak terbatas pada satu toko atau satu perangkat,” kata Bond menegaskan.
Meski belum ada tanggal rilis pasti, sumber internal menyebutkan bahwa Xbox terbaru kemungkinan meluncur pada tahun 2027. Perangkat ini dirancang lebih menyerupai PC gaming daripada generasi Xbox sebelumnya, dan akan mendukung berbagai etalase digital seperti Steam, Epic Games Store, dan GOG.
Langkah ini menunjukkan pendekatan baru Microsoft dalam menghadirkan ekosistem gaming yang lebih terbuka, fleksibel, dan berdaya saing tinggi. Di sisi lain, AMD sebagai mitra lama Microsoft berperan penting dalam menyuplai chip dan teknologi grafis untuk menjamin performa konsol tetap unggul.
Konsol generasi baru ini diharapkan menjadi katalis besar dalam mendorong masa depan gaming berbasis cloud dan AI, membuka peluang bagi pemain untuk bermain di mana saja dan kapan saja tanpa terikat satu perangkat.

