Nada-nada lama mengalun, meski irama modern banjir dunia. Di tengah dominasi lagu pop global dan serbuan K-Pop yang mendunia, musik tradisional Indonesia seperti gamelan, angklung, dan kolintang terus mencari tempat di hati generasi muda. Meski jarang muncul di tangga lagu atau trending media sosial, musik tradisional bukanlah sesuatu yang mati. Ia hidup dalam diam, menyelinap lewat festival budaya, upacara adat, dan panggung seni sekolah. Gamelan dari Jawa, angklung dari Sunda, hingga sasando dari Nusa Tenggara adalah bukti bahwa Indonesia memiliki kekayaan musikal yang tak ternilai. Perubahan zaman memang menantang eksistensi musik tradisional. Kini, orang menikmati musik lewat satu sentuhan di…
Penulis: Ericka
Ekonomi digital tengah melesat cepat di Indonesia. Dari e-commerce, fintech, hingga startup berbasis teknologi, semuanya mengalami pertumbuhan signifikan dan membuka peluang baru bagi banyak kalangan. Namun di balik ledakan kemajuan itu, terselip tantangan besar yang tak bisa diabaikan: kesenjangan digital yang masih mengakar, terutama antara kota dan desa. Fenomena ini memperlihatkan dua sisi koin yang saling bertolak belakang. Di satu sisi, generasi muda perkotaan menikmati kemudahan transaksi digital, layanan keuangan berbasis aplikasi, dan kesempatan kerja di sektor startup yang terus tumbuh. Di sisi lain, masyarakat di wilayah pelosok masih kesulitan mengakses internet stabil, apalagi memanfaatkan layanan digital secara penuh. Mendekatkan…
Banyak generasi muda masa kini hadapi kenyataan pahit berupa beban ganda.Mereka tak hanya berjuang untuk hidup mandiri, tetapi juga menanggung kebutuhan orang tua yang menua serta anak-anak yang sedang tumbuh. Inilah yang orang sebut generasi sandwich terjepit antara dua tanggung jawab besar yang datang bersamaan. Dalam kehidupan urban yang serba cepat dan mahal, tantangan ini terasa semakin berat. Harga kebutuhan dasar, pendidikan anak, dan layanan kesehatan terus meningkat, sementara waktu dan energi terbatas. Tidak sedikit dari generasi ini yang harus mengatur ulang impian pribadi demi memenuhi tanggung jawab keluarga. Perjuangan Diam: Generasi Sandwich yang Terus Bertahan Mereka hidup dalam rutinitas…
Desa wisata kini bukan hanya alternatif liburan, tetapi pilihan utama bagi mereka yang mendambakan pengalaman autentik. Di tengah kejenuhan akan hiruk pikuk kota dan destinasi komersial, desa-desa seperti Nglanggeran di Yogyakarta dan Penglipuran di Bali justru menawarkan sesuatu yang lebih berharga: kedekatan dengan alam, budaya, dan kearifan lokal. Menyusuri Desa-Desa Autentik dari Yogyakarta hingga Lombok Desa Wisata Nglanggeran, yang berada di kawasan Gunung Api Purba Yogyakarta, menyuguhkan lanskap memukau dan pengalaman edukatif. Wisatawan bisa belajar membatik, bertani kakao, hingga menikmati suasana desa malam hari yang menenangkan. Di Bali, Desa Penglipuran menjadi ikon pariwisata berbasis tradisi. Desa ini tampilkan kehidupan Bali…
Tren wisata di kalangan milenial dan Gen Z kini tak lagi seragam. Di satu sisi, staycation di hotel atau resort mewah menjadi pilihan favorit bagi mereka yang mencari ketenangan. Di sisi lain, ada kelompok yang justru mengejar adrenalin lewat petualangan alam seperti hiking, diving, atau jelajah desa. Fenomena ini menunjukkan bahwa kebutuhan berlibur anak muda tak hanya soal destinasi, tapi juga cara mereka mengisi waktu libur. Staycation menawarkan kenyamanan tanpa harus bepergian jauh, dengan fasilitas lengkap mulai dari kolam renang hingga spa. Aktivitas ini cocok bagi pekerja urban yang lelah dengan rutinitas dan ingin recharge energi. Eksplorasi Alam atau Kenyamanan…
Kuliner tradisional bukan sekadar makanan ia adalah warisan, jejak sejarah, dan simbol identitas. Di balik setiap racikan rempah dan cara penyajian, tersimpan kisah panjang yang mencerminkan perjalanan suatu daerah, kearifan nenek moyang, dan filosofi hidup masyarakatnya. Ambil contoh rendang, makanan Minangkabau yang mendunia. Lebih dari sekadar daging berbumbu, rendang adalah cerminan falsafah hidup: sabar, kuat, dan tahan uji. Proses memasaknya yang lama mencerminkan nilai ketekunan dan kesabaran. Orang juga sering hidang rendang dalam acara adat sebagai simbol hormat dan kebersamaan. Lain halnya dengan papeda, bubur sagu khas Papua dan Maluku. Meski sederhana, papeda menyimpan nilai ekologis dan solidaritas sosial. Orang…
Identitas budaya adalah warisan tak ternilai yang membentuk jati diri suatu bangsa. Di tengah gelombang globalisasi dan arus modernisasi, generasi muda Indonesia justru menunjukkan gelagat menggembirakan: mereka tidak hanya bangga akan budaya lokal, tapi juga aktif melestarikannya melalui berbagai inisiatif kreatif. Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya komunitas pemuda yang menggelar pelatihan tari tradisional, kelas bahasa daerah, hingga festival kuliner khas. Gerakan ini lahir karena sadar budaya cermin diri, yang kita jaga supaya tidak lenyap oleh zaman. Di berbagai kota, muncul ruang-ruang kreatif yang menyatukan tradisi dan teknologi. Anak muda memanfaatkan media sosial untuk menghidupkan kembali bahasa ibu yang mulai…
Tasikmalaya – Usai mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cisayong, Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Cisayong, Ati Kusmayati, menyampaikan harapannya agar peringatan ini menjadi momentum penting dalam arah pembangunan pendidikan di wilayahnya. Menurut Ati, amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dibacakan dalam upacara tadi dapat dijadikan pedoman sekaligus cerminan bagi seluruh pelaku pendidikan. Untuk mengembangkan kegiatan dan kebijakan di masa mendatang. “Mudah-mudahan upacara Hardiknas ini bisa menjadi tolak ukur kegiatan-kegiatan pendidikan di masa yang akan datang,” ucap Ati kepada wartawan pada Jumat (2/5/2025). Ia menyebut, isi amanat yang disampaikan memiliki…
Tasikmalaya – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 Camat Cisayong Ayi Mulyana Herniwan menyampaikan pesan mendalam terkait masa depan pendidikan di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga, dalam menciptakan generasi unggul dan berakhlak. Dalam keterangannya, Ayi menyebut Hardiknas sebagai hari penuh harapan, terutama bagi Kecamatan Cisayong yang ingin menjadikan pendidikan sebagai tonggak kemajuan. Ia mendorong semua pihak untuk tak lelah berjuang demi mencetak peserta didik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki nilai moral yang kuat. “Hardiknas merupakan hari yang penuh harapan bagaimana ke depan pendidikan utamanya di Kecamatan Cisayong menjadi tonggak,” ujarnya dalam…
Tasikmalaya – Dalam balutan semangat kebangsaan, halaman Kantor Kecamatan Cisayong menjadi saksi pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 tingkat kecamatan. Jumat (2/5/2025) pagi, Camat Cisayong Ayi Mulyana Herniwan memimpin langsung jalannya upacara dan menyampaikan pidato yang penuh semangat dan pesan mora Upacara ini merupakan agenda wajib yang digelar serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Peringatan tersebut bukan hanya menjadi simbol penghormatan kepada pahlawan pendidikan, tetapi juga ajang refleksi dan tekad bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. “Pendidikan adalah proses pembangunan kepribadian yang utama,” ujar Ayi dalam pidatonya di hadapan peserta upacara. Ia menegaskan bahwa Hari Pendidikan…
