Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Sabtu 7 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Beranda
    • Berita
    • Budaya
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Yogyakarta Terapkan Parkir QRIS, Cegah Tarif Tak Wajar
    Daerah

    Yogyakarta Terapkan Parkir QRIS, Cegah Tarif Tak Wajar

    By Richard26 Juni 2025Updated:26 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi 10 titik tempat parkir QRIS di Yogyakarta (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Yogyakarta – Demi menertibkan praktik tarif parkir “nuthuk” yang kerap meresahkan masyarakat, Pemerintah Kota Yogyakarta resmi menerapkan sistem pembayaran parkir digital berbasis QRIS di sepuluh titik jalan utama. Sistem non-tunai ini dianggap sebagai solusi untuk transparansi dan akurasi tarif parkir di wilayah kota pelajar itu.

    Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, kebijakan ini bertujuan menciptakan pembayaran yang pasti dan menghindari potensi penyimpangan tarif. “QRIS tepi jalan umum menjadi upaya untuk membiasakan pembayaran yang pasti serta meminimalisir potensi ketidaksesuaian tarif,” ujarnya pada Kamis (26/6/2025).

    Dengan menggunakan QRIS, pengguna jasa parkir cukup memindai kode yang tersedia, lalu tarif akan otomatis muncul sesuai lokasi dan jenis kendaraan. Untuk kawasan premium (Kawasan 1), motor dikenai tarif Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000. Sementara di Kawasan 2 dan 3, tarifnya Rp 1.000 untuk motor dan Rp 2.000 untuk mobil.

    Sistem ini juga mempertimbangkan keberadaan para juru parkir (jukir). Agus menjelaskan bahwa Dishub telah berdiskusi dengan para jukir terkait skema pencairan dana, yang kini akan diberikan setidaknya seminggu sekali, berbeda dari sistem tunai harian yang selama ini berlaku.

    “Dengan adanya QRIS, tidak perlu lagi perdebatan soal tarif. Semua sudah jelas dan terstandar,” tambahnya. Dishub juga telah memasang papan informasi tarif parkir sesuai kawasan di lokasi-lokasi parkir resmi.

    Adapun sepuluh titik jalan yang sudah menerapkan QRIS parkir antara lain Jalan Prof Yohanes, Urip Sumoharjo, Diponegoro, Brigjen Katamso, Mataram, Laksda Adisutjipto, KH Ahmad Dahlan, Limaran, TKP Senopati, dan Ngabean.

    Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menilai kebijakan ini sebagai bagian dari upaya digitalisasi layanan publik. “Ini juga menjawab keluhan warga soal tarif parkir yang tidak wajar. QRIS membuat semuanya lebih tertib dan jelas,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa sistem ini akan meningkatkan efisiensi pengelolaan retribusi parkir dan mencegah kebocoran pendapatan daerah. Ia juga memastikan dukungan teknis akan terus ditingkatkan agar sistem bisa berjalan lancar tanpa kendala teknis berkepanjangan.

    Langkah ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan tata kelola parkir yang lebih modern, efisien, dan berpihak pada masyarakat pengguna layanan.

    Parkir Nuthuk Pembayaran Digital QRIS Yogyakarta Transportasi Publik Yogyakarta Tertib
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard

    Related Posts

    JOTI 2026 Khalifa Sukses Digelar, Peserta Perluas Wawasan Pramuka

    18 Oktober 2026

    Pesantren Pramuka Khalifa Resmi Buka JOTI 2026

    16 Oktober 2026

    Panitia Pramuka Khalifa Siapkan JOTI 2026 Lintas Negara

    15 Oktober 2026

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.