Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Kamis 30 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Beranda
    • Berita
    • Budaya
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Petani Terbang Pakai Drone Viral, Aksi Iseng yang Kenalkan Inovasi Pertanian Modern
    Saintek

    Petani Terbang Pakai Drone Viral, Aksi Iseng yang Kenalkan Inovasi Pertanian Modern

    Video petani diterbangkan drone ternyata hanya konten, namun memantik perhatian terhadap inovasi teknologi pertanian modern.
    By Ericka8 Juli 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    drone pertanian
    Ilustrasi Manfaat Drone dalam Bidang Pertanian (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tuban – Video yang memperlihatkan seorang petani seolah pulang dari sawah dengan cara diterbangkan menggunakan drone pertanian viral di berbagai media sosial. Banyak warganet mengira aksi tersebut merupakan cara baru petani menjangkau lahan yang sulit diakses. Namun, fakta di balik rekaman itu berbeda. Aksi tersebut merupakan konten kreatif yang dibuat untuk memperkenalkan kemampuan drone pertanian modern sekaligus menarik perhatian masyarakat terhadap perkembangan teknologi di sektor pertanian.

    Video itu menampilkan Daeman (53), petani asal Jombang, Jawa Timur, yang tampak diangkat menggunakan drone di kawasan persawahan Desa Sambungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Rekaman dibuat sekitar tiga hari sebelum akhirnya menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memancing beragam komentar dari masyarakat.

    Daeman menjelaskan bahwa video tersebut tidak dibuat sebagai gambaran aktivitas sehari-hari petani, melainkan sekadar konten yang dibuat bersama rekannya, Budi. Menurutnya, ide tersebut muncul secara spontan sebagai cara unik memperlihatkan kecanggihan drone pertanian yang selama ini lebih dikenal sebagai alat penyemprot pupuk dan pestisida.

    “Ya awalnya iseng, hanya konten saja sama Pak Budi,” ujar Daeman.

    Ia menambahkan, video tersebut direkam beberapa hari sebelum akhirnya menjadi viral dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

    “Itu buatnya video sudah tiga hari yang lalu, terus viral,” katanya.

    Meski bersifat hiburan, Daeman mengatakan pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa teknologi pertanian berkembang sangat cepat. Drone yang digunakan dalam kegiatan pertanian saat ini tidak hanya berfungsi untuk penyemprotan lahan, tetapi juga memiliki kapasitas angkut yang cukup besar sehingga membuka peluang pemanfaatan lain di masa mendatang.

    “Tapi sebetulnya buat ngangkut hasil panen bisa, buat pupuk juga,” ujar Daeman di lokasi persawahan Desa Sambungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (8/7/26).

    Video tersebut memicu rasa penasaran masyarakat mengenai spesifikasi drone yang digunakan. Banyak pengguna media sosial mempertanyakan harga perangkat hingga kemampuan angkutnya setelah melihat seorang pria dapat terangkat beberapa meter dari permukaan tanah.

    Berdasarkan informasi yang beredar, drone yang digunakan merupakan drone pertanian kelas profesional dengan kapasitas angkut hingga sekitar 150 kilogram. Perangkat seperti DJI Agras T150 diperkirakan memiliki harga sekitar Rp400 juta dan dirancang untuk mendukung operasional pertanian skala besar, mulai dari penyemprotan pupuk cair, pestisida, hingga distribusi logistik ringan di area pertanian yang sulit dijangkau kendaraan.

    Dalam video tersebut, Daeman terlihat terangkat sekitar 15 meter dari permukaan tanah. Meski mampu mengangkat beban besar, penggunaan drone untuk mengangkut manusia bukanlah fungsi utama perangkat tersebut dan tidak termasuk dalam prosedur operasional yang direkomendasikan oleh produsen maupun standar keselamatan penerbangan nirawak.

    Menurut Daeman, munculnya ide membuat konten itu juga dipengaruhi kondisi akses menuju lahan pertanian yang cukup jauh dari jalan utama. Medan yang sulit dilalui kendaraan membuat masyarakat sering membayangkan adanya solusi transportasi yang lebih praktis di kawasan persawahan.

    Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah benar-benar menggunakan drone sebagai alat transportasi saat bekerja di sawah. Adegan yang direkam murni dibuat sebagai konten hiburan sekaligus promosi kemampuan teknologi pertanian modern.

    Fenomena viral tersebut menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap inovasi di bidang pertanian. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan drone di sektor agrikultur memang terus berkembang, terutama untuk meningkatkan efisiensi penyemprotan pupuk, pestisida, pemetaan lahan, hingga pemantauan kondisi tanaman melalui teknologi digital.

    Pemanfaatan drone dinilai mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja untuk pekerjaan tertentu, mempercepat proses penyemprotan pada lahan yang luas, serta meningkatkan ketepatan aplikasi pupuk maupun pestisida. Teknologi ini juga mulai digunakan oleh kelompok tani dan perusahaan agribisnis di berbagai daerah sebagai bagian dari modernisasi pertanian.

    Namun, perkembangan teknologi juga memerlukan pemahaman yang benar mengenai fungsi dan batas penggunaannya. Aksi mengangkat manusia menggunakan drone bukan merupakan praktik yang direkomendasikan karena menyangkut aspek keselamatan, kapasitas operasional, serta regulasi penggunaan pesawat tanpa awak.

    Di balik viralnya video tersebut, perhatian publik sebenarnya tertuju pada perubahan wajah pertanian Indonesia yang mulai mengadopsi teknologi digital. Modernisasi pertanian tidak lagi sebatas penggunaan mesin panen atau traktor, tetapi juga mencakup pemanfaatan drone, sistem pemetaan digital, hingga otomatisasi pekerjaan lapangan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani.

    Peristiwa ini menjadi contoh bagaimana konten media sosial dapat membuka ruang diskusi mengenai inovasi pertanian. Meski berawal dari aksi iseng, video tersebut berhasil memperkenalkan teknologi yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat luas sekaligus menunjukkan bahwa transformasi sektor pertanian terus berlangsung mengikuti perkembangan teknologi.

    Drone Pertanian Jombang Media Sosial Teknologi Pertanian Tuban
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    BRIN Ungkap Fakta Lubang Raksasa di Aceh Tengah

    10 Februari 2026

    Surabaya Jadi Pusat Revolusi AI Pertama di Asia

    12 November 2025

    BRIN Dorong Gim Online Bertema Kekayaan Nusantara

    1 November 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.