Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Jumat 12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Prabowo Ganti Tiga Pimpinan Badan Gizi Nasional
    Politik

    Prabowo Ganti Tiga Pimpinan Badan Gizi Nasional

    Presiden menunjuk pejabat baru untuk memperkuat tata kelola dan program MBG.
    By Ericka2 Juni 2026Updated:12 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah)
    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Layaknya nakhoda yang mengganti awak kapal demi menjaga arah pelayaran, Presiden Prabowo Subianto melakukan penyegaran di jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi panjang yang dilakukan pemerintah untuk memastikan program strategis nasional tetap berjalan sesuai tujuan.

    Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional pada Selasa (02/06/2026). Dalam keputusan yang sama, dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, turut diganti. Posisi tersebut selanjutnya diisi oleh Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, serta Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru. Pengumuman disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

    “Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun, (Bapak Presiden, red.) melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo Hadi.

    Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi lembaga tersebut.

    “Tentunya, (pergantian pimpinan, red.) disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasinya selama ini di dalam membangun pondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

    Pemerintah berharap kepemimpinan baru segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar seluruh program yang dijalankan BGN dapat berlangsung secara optimal. Pejabat baru juga telah diberi kewenangan untuk menjalankan tugasnya sambil menunggu jadwal pelantikan resmi diumumkan.

    Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah catatan yang menjadi dasar evaluasi Presiden. Aspek yang menjadi perhatian antara lain penerapan standar operasional prosedur, tata kelola organisasi, hingga pengawasan mutu makanan dalam pelaksanaan program yang berada di bawah BGN.

    “Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo Hadi.

    Selain itu, dugaan praktik jual beli titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih dalam proses audit internal. Pemerintah menegaskan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk memperkuat pelaksanaan program.

    “Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kami lakukan, karena kami menghendaki Badan Gizi Nasional dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya,” ujar Prasetyo.

    Meski terjadi pergantian kepemimpinan, pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Program tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional.

    Pergantian pimpinan BGN menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Seperti filosofi gotong royong dalam budaya nusantara, perubahan dilakukan bukan untuk menghentikan langkah, melainkan agar tujuan bersama dapat dicapai dengan lebih baik.

    Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Makan Bergizi Gratis Nanik Deyang Prabowo Subianto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    May Day 2026, Prabowo Beri Sejumlah Insentif Pekerja

    1 Mei 2026

    Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Aceh

    7 Desember 2025

    Prabowo Minta Skema Bonus Atlet Ditinjau Ulang

    25 November 2025

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.