Close Menu
Kenai.idKenai.id
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Jumat 5 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kenai.idKenai.id
    • Berita
    • Nusantara
    • Lifestyle
    • Artikel
    • Promosi
    Kenai.idKenai.id
    Beranda » Prabowo Hapus Kuota Impor, Industri Lokal Waspada
    Ekonomi

    Prabowo Hapus Kuota Impor, Industri Lokal Waspada

    Langkah Presiden Prabowo menyederhanakan impor picu kekhawatiran pelaku usaha dalam negeri.
    By Ericka13 April 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Penghapusan Kuota Impor oleh Prabowo 2025
    Ilustrasi penghapusan Kuota Impor oleh Prabowo 2025 (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Dalam upaya merombak sistem perdagangan nasional, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penghapusan kuota impor untuk komoditas strategis yang menyentuh kebutuhan pokok masyarakat.

    Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari agenda reformasi distribusi nasional agar lebih terbuka dan efisien, namun juga menyisakan kekhawatiran di kalangan pelaku industri dalam negeri.

    Langkah ini diumumkan sebagai solusi atas kerumitan jalur distribusi serta potensi praktik monopoli yang selama ini merugikan konsumen.

    Meski begitu, penghapusan kuota dikhawatirkan membuka pintu lebar bagi membanjirnya produk impor murah yang berisiko menekan sektor produksi nasional, seperti pertanian dan UMKM.

    “Bukan berarti kemudian impor besar-besaran, semua diimpor, bukan! Tetap harus melindungi produksi dalam negeri,” tegas Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menekankan bahwa regulasi tetap akan mengedepankan perlindungan terhadap pelaku lokal.

    Peringatan serupa datang dari anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, yang menyatakan bahwa tanpa sistem pengendalian yang kuat, kebijakan ini bisa menjadi bumerang.

    “Jangan sampai niat membuka akses pasar justru menjadi jalan bagi produk asing membanjiri pasar domestik, mematikan produksi rakyat,” katanya.

    Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyambut baik kebijakan tersebut, menyebut kuota selama ini hanya memperumit perdagangan. Ia mendorong peralihan ke sistem tarif impor yang dinilai lebih adil dan transparan dalam mendukung pasar terbuka.

    Namun, pengamat ekonomi dari INDEF, Andry Satrio Nugroho, mengingatkan bahwa reformasi ini bisa menjadi pedang bermata dua.

    “Kalau sekarang kita malah lepas rem, gelombang barang murah ini bisa jadi tsunami bagi industri lokal,” ujarnya menggarisbawahi risiko yang mengintai.

    Penghapusan kuota impor menjadi salah satu langkah transformasional dalam pemerintahan Prabowo. Keberhasilannya akan sangat ditentukan oleh seberapa sigap pemerintah menerapkan regulasi penyeimbang serta menjaga daya saing produksi nasional di tengah arus globalisasi pasar.

    Ekonomi Nasional Industri Lokal Kebijakan Impor Indonesia Kuota Impor Prabowo Subianto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ericka

    Related Posts

    Harga Gabah Rp6.500 Tetap Berlaku di 2026

    9 April 2026

    Studi Ungkap Restoran Cepat Saji Dorong Kerja Lokal

    7 Maret 2026

    Pemerintah Genjot Infrastruktur untuk Dongkrak Pariwisata 2026

    12 Januari 2026

    Comments are closed.

    © 2026 Kenai.id by Dexpert, Inc.
    PT Sciedex Multi Press
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.